Header Ads

TERBARU : BONUS DEPOSIT HARIAN 3% || DAFTAR SEKARANG JUGA DI SHIO AYAM BANDAR TOGEL AMAN DAN TERPERCAYA, 1GROUP DENGAN 12SHIO || LINK DAFTAR : WWW.QQSHIOAYAM.COM/REGISTER || LINE :12SHIO4-SHIOAYAM BBM WA :+62 82310284316

Antisipasi Bencana, Pemprov DKI Luncurkan Dokumen Strategi Ketahanan Kota

Anies Luncurkan Dokumen Strategi Ketahanan Kota Jakarta.


Anies Baswedan - Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan meluncurkan dokumen strategi ketahanan ibu kota. Hal ini adalah salah satu upaya Pemprov DKI dalam menanggulangi bencana di Jakarta.

"Bekerja sama dengan Resilient Cities Network, kami merasa bersyukur bahwa hari ini dokumen itu telah tuntas dan dengan adanya dokumen ini, maka seluruh jajaran di Pemprov DKI Jakarta punya rujukan. Bisa bekerja lintas SKPD, lintas unit-unit, dan juga kolaborasi dengan masyarakat," katanya di Balai Kota DKI Jakarta.

Dia mencontohkan salah satu bencana, yakni saat terjadinya mati lampu masal di Jakarta dan seluruh bagian Pulau Jawa pada awal Agustus. Menurutnya, hal seperti itu dapat ditangani lebih baik bila ada kesiapan.

"Bila kita memiliki sebuah rujukan strategi yang detail, maka situasi-situasi seperti itu dengan sistemik kita bisa merespons dengan baik," ujarnya.

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayan itu mengungkapkan, dokumen ini menawarkan tiga strategis besar, yaitu Jakarta Siap, Jakarta Sehat, dan Jakarta yang Tersambungkan. Penyusunan dokumen ini melibatkan berbagai mitra, mulai dari komponen masyarakat sampai dengan aparatur sipil negara (ASN).

"Dan juga dengan tim dari UCLG dan juga dari 100 Resilient Cities, khususnya di Asia Pasifik, hadir bersama mereka di sini," terangnya.

Anies menambahkan, dirinya ingin agar tiga pilar yang ada dalam dokumen bisa segera terealisasi. Hal ini agar kerja lintas SKPD bisa dilakukan dengan cepat.

"Ini harus dikerjakan cepat. Justru dengan ada (dokumen) seperti ini, kita bisa merumuskan kerja lintas SKPD. Jadi ini sebuah babak baru. Harapannya nanti bekerja ke depan kita bisa lebih sistemik di dalam menghadapi krisis-krisis," tutupnya.

No comments